
Power Amplifier Sesuai Kegunaannya
Cara gampang untuk mendapatkan power Amplifier yang bagus adalah dengan memilih produk produk ternama. “Merek-merek bagus, kualitasnya sudah ketahuan, jadi dijamin nggak mengecewakan. Tapi jika bukan merek ternama, satu-satunya cara adalah harus dicoba dahulu untuk mengetahui kualitasnya ada Power Ampli yang karakter outputnya bertempo cepat, ada pula mereka yang karakternya lambat.
Karakter ini harus disesuaikan dengan spec- Speaker yang digunakan. Karena speaker pun sekarang sangat beragam spec dan settingannya. Jenis kabel yang dipakai juga punya karakter sendiri-sendiri. Jadi banyak sekali rangkaiannya kalau diurutkan dari power amplifier. “Ini karena power amplifier tidak langsung mempengaruhi kualitas suara. Karena fungsi power amplifier sendiri adalah untuk membentuk karakter suara dan membuat tenaga suara tersebut selalu stabil. Beda dengan head unit dan Speaker yang langsung berefek pada output,” imbuhnya. Pemilihan power amplifier juga tak bisa hanya dengan mengandalkan spesifikasi yang tercantum pada box atau brosur produk. Sekarang kebanyakan produk mengupgrade keterangan spesifikasinya. Hal ini tak hanya terjadi pada merek yang kurang terkenal tapi juga bisa saja pada merek ternama sekalipun.
Yang beda adalah toleransinya. Misalnya merek terkenal menulis dayanya 100 watt tapi yang keluar cuma 90 watt. Sedangkan merek nggak terkenal nulisnya 500 watt tapi keluarnya hanya 100 watt,” ungkapnya. Untuk mengantisipasinya, sebaiknya untuk berkonsultasi dengan penjualnya. Karena jalan satu-satunya adalah dengan mencobanya langsung lalu melakukan penyesuaian setting untuk rangkaian komponen setelah amplifier, termasuk menentukan jenis dan besaran speakernya.
Yang perlu diingat bahwa setiap rumah instalasi pasti punya pegangan merek sendiri-sendiri dan pasti akan menyarankan konsumen kepada merek yang dijualnya. Maka yang penting adalah menjajalnya langsung supaya tahu mutunya. Satu pegangan buat para calon pembeli power amplifier, bahwa power amplifier yang bagus dalam standar minimal. Jika disesuaikan dengan karakter speakernya yang pas, pasif cross overnya pas maka amplifier paling murah sekalipunpun bisa menghasilkan output suara yang berkualitas tinggi,”.
No comments:
Post a Comment