Jangan Biarkan Kekurangan Anda Membatasi Diri Anda Untuk Maju

Welcome To SUARA WALET_007

Wednesday, October 23, 2013

Global Warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfir, laut dan daratan Bumi

Pemanasan Global Warning

Pemanasan global (Engglis : global warming) adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfir, laut dan daratan Bumi (meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir sebagai akibat meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca di atmosfer. Sedangkan IPCC (2001) menyatakan bahwa climate change refers to a statistically significant variation in either the mean state of the climate or in its variability, persisting for an extended period (typically decades or longer). Selain itu diperjelas juga bahwa climate change may be due to natural internal processes or external forcings , or to persistent anthropogenic changes in the composition of the atmosphere or in land use.

Kementerian Lingkungan Hidup (2001:1) mendefinisikan perubahan iklim adalah berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia. Perubahan fisik ini tidak terjadi hanya sesaat tetapi dalam kurun waktu yang panjang.

LAPAN (2002;1) mendefinisikan perubahan iklim adalah perubahan rata-rata salah satu atau lebih elemen cuaca pada suatu daerah tertentu. Sedangkan istilah perubahan iklim skala global adalah perubahan iklim dengan acuan wilayah Bumi secara keseluruhan.
Definisi yang umumnya diterima adalah berdasarkan pasal 1 Konvensi PBB mengenai Perubahan Iklim yang menyatakan :
“Climate change means a change of climate which is attributed directly or inderictly to human activities that alters the composition of the global atmosphere and which is in addition to natural climate variability observed over comparable time periods.”
Atau diterjemahkan :
“Perubahan iklim ialah berubahnya iklim yang diakibatkan langsung atau tidak langsung oleh aktivitas manusia yang menyebabkan perubahan komposisi atmosfer secara global dan selain itu juga berupa perubahan variabilitas iklim alamiah yang teramati pada kurun waktu yang dapat dibandingkan.”
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar energi tersebut berbentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. 

Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, sulfur dioksida dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat.
Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.

Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan suhu rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dari suhunya semula, jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.

Efek umpan balik
Analisa penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, kelembapan relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer.

Efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. Bila dilihat dari bawah, awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan, sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. Sebaliknya bila dilihat dari atas, awan tersebut  akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa, sehingga meningkatkan efek pendinginan. Apakah efek netto-nya menghasilkan pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim, antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Walaupun demikian, umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat.
Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (albedo) oleh es. Ketika suhu global meningkat, es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. 

Bersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air di bawahnya akan terbuka. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es  dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es  yang mencair, menjadi suatu siklus yang berkelanjutan.
Umpan balik positif akibat terlepasnya CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost) adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Selain itu, es yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik positif.

Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat, hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah.

Variasi Matahari
Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari, dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini.  Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960,  yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini. (Penipisan lapisan ozon  juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut terjadi mulai akhir tahun 1970-an.) Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan dari masa pra-industri hingga tahun 1950, serta efek pendinginan sejak tahun 1950.

Ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa kontribusi Matahari mungkin telah diabaikan dalam pemanasan global. Dua ilmuwan dari Duke University memperkirakan bahwa Matahari mungkin telah berkontribusi terhadap 45-50% peningkatan suhu rata-rata global selama periode 1900-2000, dan sekitar 25-35% antara tahun 1980 dan 2000.  Stott dan rekannya mengemukakan bahwa model iklim yang dijadikan pedoman saat ini membuat perkiraan berlebihan terhadap efek gas-gas rumah kaca dibandingkan dengan pengaruh Matahari; mereka juga mengemukakan bahwa efek pendinginan dari debu vulkanik dan aerosol sulfat juga telah dipandang remeh. Walaupun demikian, mereka menyimpulkan bahwa bahkan dengan meningkatkan sensitivitas iklim terhadap pengaruh Matahari sekalipun, sebagian besar pemanasan yang terjadi pada dekade-dekade terakhir ini disebabkan oleh gas-gas rumah kaca.

Pada tahun 2006, sebuah tim ilmuwan dari Amerika Serikat, Jerman dan Swiss menyatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya peningkatan tingkat "keterangan" dari Matahari pada seribu tahun terakhir ini. Siklus Matahari hanya memberi peningkatan kecil sekitar 0,07% dalam tingkat "keterangannya" selama 30 tahun terakhir. Efek ini terlalu kecil untuk berkontribusi terhadap pemansan global. Sebuah penelitian oleh Lockwood dan Fröhlich menemukan bahwa tidak ada hubungan antara pemanasan global dengan variasi Matahari sejak tahun 1985, baik melalui variasi dari output Matahari maupun variasi dalam sinar kosmis.

Mengukur pemanasan global
Pada awal 1896,  para ilmuwan beranggapan bahwa membakar bahan bakar fosil akan mengubah komposisi atmosfer dan dapat meningkatkan suhu rata-rata global. Hipotesis ini dikonfirmasi tahun 1957 ketika para peneliti yang bekerja pada program penelitian global yaitu International Geophysical Year, mengambil sampel atmosfer dari puncak gunung Mauna Loa di Hawai.

Hasil pengukurannya menunjukkan terjadi peningkatan konsentrasi karbon dioksida di atmosfer. Setelah itu, komposisi dari atmosfer terus diukur dengan cermat. Data-data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa memang terjadi peningkatan konsentrasi dari gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Para ilmuwan juga telah lama menduga bahwa iklim global semakin menghangat, tetapi mereka tidak mampu memberikan bukti-bukti yang tepat. Suhu terus bervariasi dari waktu ke waktu dan dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya. Perlu bertahun-tahun pengamatan iklim untuk memperoleh data-data yang menunjukkan suatu kecenderungan (trend) yang jelas. Catatan pada akhir 1980-an agak memperlihatkan kecenderungan penghangatan ini, akan tetapi data statistik ini hanya sedikit dan tidak dapat dipercaya.

Stasiun cuaca pada awalnya, terletak dekat dengan daerah perkotaan sehingga pengukuran suhu akan dipengaruhi oleh panas yang dipancarkan oleh bangunan dan kendaraan dan juga panas yang disimpan oleh material bangunan dan jalan. Sejak 1957, data-data diperoleh dari stasiun cuaca yang terpercaya (terletak jauh dari perkotaan), serta dari satelit. Data-data ini memberikan pengukuran yang lebih akurat, terutama pada 70 persen permukaan planet yang tertutup lautan. Data-data yang lebih akurat ini menunjukkan bahwa kecenderungan menghangatnya permukaan Bumi benar-benar terjadi.  Jika dilihat pada akhir abad ke-20, tercatat bahwa sepuluh tahun terhangat selama seratus tahun terakhir terjadi setelah tahun 1980  dan tiga tahun terpanas terjadi setelah tahun 1990, dengan 1998 menjadi yang paling panas.

Dalam laporan yang dikeluarkannya tahun 2001, Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa suhu udara global telah meningkat 0,6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit) sejak 1861. Panel setuju bahwa pemanasan tersebut terutama disebabkan oleh aktivitas manusia yang menambah gas-gas rumah kaca ke atmosfer. IPCC memprediksi peningkatan suhu rata-rata global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.

IPCC panel juga memperingatkan, bahwa meskipun konsentrasi gas di atmosfer tidak bertambah lagi sejak tahun 2100, iklim tetap terus menghangat selama periode tertentu akibat emisi yang telah dilepaskan sebelumnya. karbon dioksida akan tetap berada di atmosfer selama seratus tahun atau lebih sebelum alam mampu menyerapnya kembali.

Jika emisi gas rumah kaca terus meningkat, para ahli memprediksi, konsentrasi karbondioksioda di atmosfer dapat meningkat hingga tiga kali lipat pada awal abad ke-22 bila dibandingkan masa sebelum era industri. Akibatnya, akan terjadi perubahan iklim secara dramatis. Walaupun sebenarnya peristiwa perubahan iklim ini telah terjadi beberapa kali sepanjang sejarah Bumi, manusia akan menghadapi masalah ini dengan risiko populasi yang sangat besar.

Model iklim
Perhitungan pemanasan global pada tahun 2001 dari beberapa model iklim berdasarkan scenario SRES A2, yang mengasumsikan tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengurangi emisi.
Para ilmuwan telah mempelajari pemanasan global berdasarkan model-model computer berdasarkan prinsip-prinsip dasar dinamikan fluida, transfer radiasi, dan proses-proses lainya, dengan beberapa penyederhanaan disebabkan keterbatasan kemampuan komputer. Model-model ini memprediksikan bahwa penambahan gas-gas rumah kaca berefek pada iklim yang lebih hangat. Walaupun digunakan asumsi-asumsi yang sama terhadap konsentrasi gas rumah kaca pada masa depan, sensitivitas iklimnya masih akan berada pada suatu rentang tertentu.

Dengan memasukkan unsur-unsur ketidakpastian terhadap konsentrasi gas rumah kaca dan pemodelan iklim, IPCC memperkirakan pemanasan sekitar 1.1 °C hingga 6.4 °C (2.0 °F hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.Mo del-model iklim juga digunakan untuk menyelidiki penyebab-penyebab perubahan iklim yang terjadi saat ini dengan membandingkan perubahan yang teramati dengan hasil prediksi model terhadap berbagai penyebab, baik alami maupun aktivitas manusia.
Model iklim saat ini menghasilkan kemiripan yang cukup baik dengan perubahan suhu global hasil pengamatan selama seratus tahun terakhir, tetapi tidak mensimulasi semua aspek dari iklim. Model-model ini tidak secara pasti menyatakan bahwa pemanasan yang terjadi antara tahun 1910 hingga 1945 disebabkan oleh proses alami atau aktivitas manusia; akan tetapi; mereka menunjukkan bahwa pemanasan sejak tahun 1975 didominasi oleh emisi gas-gas yang dihasilkan manusia.

Sebagian besar model-model iklim, ketika menghitung iklim pada masa depan, dilakukan berdasarkan skenario-skenario gas rumah kaca, biasanya dari Laporan Khusus terhadap Skenario Emisi (Special Report on Emissions Scenarios/ SRES) IPCC. Yang jarang dilakukan, model menghitung dengan menambahkan simulasi terhadap siklus karbon  yang biasanya menghasilkan umpan balik yang positif, walaupun responnya masih belum pasti (untuk skenario A2 SRES, respon bervariasi antara penambahan 20 dan 200 ppm CO2). Beberapa studi-studi juga menunjukkan beberapa umpan balik positif.

Pengaruh awan juga merupakan salah satu sumber yang menimbulkan ketidakpastian terhadap model-model yang dihasilkan saat ini, walaupun sekarang telah ada kemajuan dalam menyelesaikan masalah ini. Saat ini juga terjadi diskusi-diskusi yang masih berlanjut mengenai apakah model-model iklim mengesampingkan efek-efek umpan balik dan tak langsung dari variasi Matahari.

Dampak pemanasan global
Para ilmuwan menggunakan model komputer dari suhu, pola presipitasi, dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. Berdasarkan model tersebut, para ilmuwan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca, tinggi permukaan air laut, pantai, pertanian, kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia.

Iklim mulai tidak stabil
Para ilmuwan memperkirakan bahwa selama pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Suhu pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat.

Daerah hangat akan menjadi lebih lembap karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Para ilmuwan belum begitu yakin apakah kelembapan tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca, sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer. Akan tetapi, uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak, sehingga akan memantulkan cahaya Matahari kembali ke angkasa luar, dimana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat siklus air). Kelembapan yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara rata-rata, sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan.

(Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini). Badai akan menjadi lebih sering. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air, akan menjadi lebih besar. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrem.

Peningkatan permukaan laut
Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi. Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 - 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuwan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 - 35 inchi) pada abad ke-21.

Perubahan tinggi muka laut akan sangat memengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda, 17,5 persen daerah Bangladesh, dan banyak pulau-pulau. Erosi dari tebing, pantai, dan bukit pasir akan meningkat. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai, banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya, sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai.

Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat memengaruhi ekosistem pantai. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di Amerika Serikat. Rawa-rawa baru juga akan terbentuk, tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari Florida Everglades.

Suhu global cenderung meningkat
Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian Selatan Kanada, sebagai contoh, mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Di lain pihak, lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat.

Gangguan ekologis
Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah.

Dampak sosial dan politik
Perubahan cuaca dan lautan dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi , trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain. 

Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Seperti meningkatnya kejadian Demam Berdarah karena munculnya ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak. Dengan adamya perubahan iklim ini maka ada beberapa spesies vektor penyakit (eq Aedes aegypti), Virus, bakteri, plasmodium menjadi lebih resisten terhadap obat tertentu yang target nya adalah organisme tersebut. Selain itu bisa diprediksi kan bahwa ada beberapa spesies yang secara alamiah akan terseleksi ataupun punah dikarenakan perbuhan ekosistem yang ekstreem ini. hal ini juga akan berdampak perubahan iklim (Climate change)yang bisa berdampak kepada peningkatan kasus penyakit tertentu seperti ISPA (kemarau panjang / kebakaran hutan, DBD Kaitan dengan musim hujan tidak menentu).

Gradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernapasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.

Perdebatan tentang pemanasan global
Tidak semua ilmuwan setuju tentang keadaan dan akibat dari pemanasan global. Beberapa pengamat masih mempertanyakan apakah suhu benar-benar meningkat. Yang lainnya mengakui perubahan yang telah terjadi tetapi tetap membantah bahwa masih terlalu dini untuk membuat prediksi tentang keadaan pada masa depan. Kritikan seperti ini juga dapat membantah bukti-bukti yang menunjukkan kontribusi manusia terhadap pemanasan global dengan berargumen bahwa siklus alami dapat juga meningkatkan suhu. Mereka juga menunjukkan fakta-fakta bahwa pemanasan berkelanjutan dapat menguntungkan di beberapa daerah.

Para ilmuwan yang mempertanyakan pemanasan global cenderung menunjukkan tiga perbedaan yang masih dipertanyakan antara prediksi model pemanasan global dengan perilaku sebenarnya yang terjadi pada iklim. Pertama, pemanasan cenderung berhenti selama tiga dekade pada pertengahan abad ke-20; bahkan ada masa pendinginan sebelum naik kembali pada tahun 1970-an. Kedua, jumlah total pemanasan selama abad ke-20 hanya separuh dari yang diprediksi oleh model. Ketiga, troposfer, lapisan atmosfer terendah, tidak memanas secepat prediksi model. Akan tetapi, pendukung adanya pemanasan global yakin dapat menjawab dua dari tiga pertanyaan tersebut.

Kurangnya pemanasan pada pertengahan abad disebabkan oleh besarnya polusi udara yang menyebarkan partikulat-partikulat, terutama sulfat, ke atmosfer. Partikulat ini, juga dikenal sebagai aerosol, memantulkan sebagian sinar Matahari kembali ke angkasa luar. Pemanasan berkelanjutan akhirnya mengatasi efek ini, sebagian lagi karena adanya kontrol terhadap polusi yang menyebabkan udara menjadi lebih bersih.

Keadaan pemanasan global sejak 1900 yang ternyata tidak seperti yang diprediksi disebabkan penyerapan panas secara besar oleh lautan. Para ilmuwan telah lama memprediksi hal ini tetapi tidak memiliki cukup data untuk membuktikannya. Pada tahun 2000, U.S. National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memberikan hasil analisis baru tentang suhu air yang diukur oleh para pengamat di seluruh dunia selama 50 tahun terakhir. Hasil pengukuran tersebut memperlihatkan adanya kecenderungan pemanasan: suhu laut dunia pada tahun 1998 lebih tinggi 0,2 derajat Celsius (0,3 derajat Fahrenheit) daripada suhu rata-rata 50 tahun terakhir, ada sedikit perubahan tetapi cukup berarti.

Pertanyaan ketiga masih membingungkan. Satelit mendeteksi lebih sedikit pemanasan di troposfer dibandingkan prediksi model. Menurut beberapa kritikus, pembacaan atmosfer tersebut benar, sedangkan pengukuran atmosfer dari permukaan Bumi tidak dapat dipercaya. Pada bulan Januari 2000, sebuah panel yang ditunjuk oleh National Academy of Sciences untuk membahas masalah ini mengakui bahwa pemanasan permukaan Bumi tidak dapat diragukan lagi. Akan tetapi, pengukuran troposfer yang lebih rendah dari prediksi model tidak dapat dijelaskan secara jelas.

Pengendalian pemanasan global
Konsumsi total bahan bakar fosil di dunia meningkat sebesar 1 persen per-tahun. Langkah-langkah yang dilakukan atau yang sedang diskusikan saat ini tidak ada yang dapat mencegah pemanasan global pada masa depan. Tantangan yang ada saat ini adalah mengatasi efek yang timbul sambil melakukan langkah-langkah untuk mencegah semakin berubahnya iklim pada masa depan.

Kerusakan yang parah dapat di atasi dengan berbagai cara. Daerah pantai dapat dilindungi dengan dinding dan penghalang untuk mencegah masuknya air laut. Cara lainnya, pemerintah dapat membantu populasi di pantai untuk pindah ke daerah yang lebih tinggi. Beberapa negara, seperti Amerika Serikat, dapat menyelamatkan tumbuhan dan hewan dengan tetap menjaga koridor (jalur) habitatnya, mengosongkan tanah yang belum dibangun dari selatan ke utara. Spesies-spesies dapat secara perlahan-lahan berpindah sepanjang koridor ini untuk menuju ke habitat yang lebih dingin.

Ada dua pendekatan utama untuk memperlambat semakin bertambahnya gas rumah kaca. Pertama, mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di tempat lain. Cara ini disebut carbon sequestration (menghilangkan karbon). Kedua, mengurangi produksi gas rumah kaca.

Menghilangkan karbon
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Pohon, terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya, menyerap karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan karbon dalam kayunya. Di seluruh dunia, tingkat perambahan hutan telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Di banyak area, tanaman yang tumbuh kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang lain, seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. Langkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca.

Gas karbon dioksida juga dapat dihilangkan secara langsung. Caranya dengan menyuntikkan (menginjeksikan) gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan (lihat Enhanced Oil Recovery). Injeksi juga bisa dilakukan untuk mengisolasi gas ini di bawah tanah seperti dalam sumur minyak, lapisan batubara atau aquifer. Hal ini telah dilakukan di salah satu anjungan pengeboran lepas pantai Norwegia, dimana karbon dioksida yang terbawa ke permukaan bersama gas alam ditangkap dan diinjeksikan kembali ke aquifer sehingga tidak dapat kembali ke permukaan.
Salah satu sumber penyumbang karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar fosil. Penggunaan bahan bakar fosil mulai meningkat pesat sejak revolusi industri pada abad ke-18. 

Pada saat itu, batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi pada pertengahan abad ke-19. Pada abad ke-20, energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas ke udara, karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. Walaupun demikian, penggunaan energi terbaharui dan energi nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. Energi nuklir, walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya, tetapi tidak melepas karbon dioksida sama sekali.

Efek Pemanasan Global Warming Terhadap Tumbuhan dan Pulau-Pulau Kecil
Pemanasan global warming terhadap tumbuhan adalah merupakan ancaman besar bagi masa depan kehidupan semua mahluk hidup. Sebagian besar aktifitas manusia masih turut andil dalam mempercepat proses pemanasan Global Warming. Dampak Global Warming tidak akan terjadi sekarang tapi akan terjadi pada masa anak-cucu kita nantinya, sungguh sangat disayangkan anak cucu kita jika akan menerima akibat dari ulah perbuatan kita sendiri, dampak Global Warming bisa bermacam-macam.

Berikut adalah beberapa dampak dari Global Warming bagi lingkungan kita ke masa yang akan datang.

Dampaknya berupa Iklim akan mulai tidak stabil atau dengan artian lain bisa kita artikan sebagai suasana lingkungan akan sangat berubah sewaktu-waktu, misalnya di kutup utara akan menjadi sangat panas yang membuat gunung-gunung es akan mencair dan menjadi air, hal ini mengakibatkan bertambahnya debit air laut dan secara otomatis akan menenggelamkan pulau-pulau kecil yang ada di muka bumi ini, dan itu merupakan ancaman yang sangat besar bagi penduduk-penduduk yang berdomisili di pulau-pulau kecil.

Selanjutnya yang akan terjadi adalah Suhu Global akan lebih cenderung meningkat, hal ini bisa membuat bumi ini akan menjadi sangat panas, hal ini akan menambah penggunaan AC di rumah-rumah atau di kantor-kantor dimana AC kita ketahui adalah merupakan salah satu penghasil CFC yang merupakan zat yang sangat berbahaya yang bisa meningkat pemanasan Global Warming. Komposisi kimiawi dari atmosfer sedang mengalami perubahan sejalan dengan penambahan gas rumah kaca terutama karbon dioksida, metan dan asam nitrat. Kasiat menyaring panas dari gas tersebut tidak berfungsi. Energi dari matahari memacu cuaca dan iklim bumi serta memanasi permukaan bumi, sebaliknya bumi mengembalikan energi tersebut ke angkasa. Gas rumah kaca pada atomsfer (uap air, karbon dioksida dan gas lainnya) menyaring sejumlah energi yang dipancarkan, menahan panas seperti rumah kaca. Tanpa efek rumah kaca natural ini maka suhu akan lebih rendah dari yang ada sekarang dan kehidupan seperti yang ada sekarang tidak mungkin ada. Jadi gas rumah kaca menyebabkan suhu udara di permukaan bumi menjadi lebih nyaman sekitar 60°F/15°C.

Tetapi permasalahan akan muncul ketika terjadi konsentrai gas rumah kaca pada atmosfer bertambah. Sejak awal revolusi industri, konsentrasi karbon dioksida pada atmosfer bertambah mendekati 30%, konsetrasi metan lebih dari dua kali, konsentrasi asam nitrat bertambah 15%. Penambahan tersebut telah meningkatkan kemampuan menjaring panas pada atmosfer bumi. Mengapa konsentrasi gas rumah kaca bertambah? Para ilmuwan umumnya percaya bahwa pembakaran bahan bakar fosil dan kegiatan manusia lainnya merupakan penyebab utama dari bertambahnya konsentrasi karbon dioksida dan gas rumah kaca. Hal ini otomatis akan sangat berpengaruh pada ketersediaan air bersih, karena suhu menjadi panas maka akan menyebabkan proses dehidrasi, sehingga air menjadi sesuatu yang sangat langka, meskipun air di lautan akan bertambah bayak bukan berarti bersih karena gletser akan mengotori air bersih yang akan dikonsumsi oleh semua mahluk hidup. 

Selanjutnya Kenaikan permukaan laut yang membawa dampak luas bagi manusia; terutama bagi penduduk yang tinggal di dataran rendah, di daerah pantai yang padat penduduk di banyak negara dan di delta-delta sungai. Negara-negara miskin akan dilanda kekeringan dan banjir. Salah satu perkiraan adalah bahwa sekitar tahun 2020 sekitar _ penduduk dunia terancam bahaya kekeringan dan banjir. Negara-negara miskin akan menderita luar biasa akibat perubahan iklim – sebagian karena letak geografisnya dan juga karena kekurangan sumber alam untuk penyesuaian dengan perubahan dan melawan dampaknya.  

Manusia dan spesies lainnya di planet sudah menderita akibat perubahan iklim. Proyeksi ilmiah menunjukkan adanya peluasan dan peningkatan penderitaan, misalnya, tekanan panas, bertambahnya dan berkembangnya serangga yang menyebabkan penyakit tropis baik di utara maupun selatan katulistiwa. Juga adanya rawan pangan yang makin meningkat. Sistem ekologis inilah nantinya yang menyebabkan hewan-hewan perlahan-lahan akan bermigrasi ke daerah yang jauh lebih tinggi/pegunungan atau ke daerah kutup sedangkan sebagian besar tumbuhan dengan perlahan hanya akan tumbuh di daerah yang bersuhu lebih hangat. Ini jelas sangat merugikan semua sektor kehidupan karena tumbuhan adalah satu-satunya penghasil O2. Sungguh disayangkan jika hal ini sampai terjadi, tetapi inilah yang akan terjadi pada masa yang akan datang ketika di era generasi anak-cucu kita, Oleh sebab itu pencegahan secepat mungkin harus segera dilakukan.

Selanjutnya dengan mencairnya gletser-gletser yang ada di seluruh permukaan bumi ini yang tentunya akan mengancam ketersedian air bersih sebagai bahan utama sumber kehidupan.  Dengan bertambahnya volume air laut yang akan menyebabkan pulau-pulau kecil akan lebih terancam keberadaanya,  jika hal ini terjadi manusia adalah makhluk pertama yang disalahkan karena telah gagal menjaga metabolisme yang baik di bumi ini, Salah satu penghasil air bersih adalah Hutan Amazon, dengan terjadinya pemanasan Global Warming akan memicu perubahan iklim di Hutan Amazon yang pada akhirnya Hutan Amazon akan menjadi Gurun Amazon, karena kekeringan yang panjang serta tanah menjadi tandus dan pada akhirnya  tumbuhan perlahan-lahan akan mati.


Akibat pemanasan global di Indonesia (global warming), permukaan laut Indonesia naik 0,8 cm per tahun dan berdampak pada tenggelamnya pulau-pulau nusantara hampir satu meter dalam 15 tahun ke depan. Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi pihak yang sangat merasakan dampak pemanasan global ini perlahan tetapi pasti jika tak diatasi sejak sekarang.
Dampak lain dari pemanasan global adalah terjadinya pergeseran iklim dari yang seharusnya Juni 2006 sudah musim kemarau, Kalimantan dan Sumatra malah masih mengalami banjir besar dan bulan September yang seharusnya sudah dimulai musim hujan bergeser mulai November.

Data dampak pemanasan global lainnya misalnya mencairnya glasier di pegunungan Himalaya, meningkatnya frekuensi badai di Kepulauan Pasifik Selatan, pemutihan karang secara massal dan berdampak pada kematian di Great Barrier Reef Australia, berkurangnya persediaan air bersih di sungai Mekong dan lain-lain.
Menurutnya, indikasi pemanasan global lain yang begitu jelas dirasakan misalnya kenaikan suhu yang ekstrem beberapa waktu belakangan ini misalnya suhu di Kalimantan yang biasanya sekitar 35 derajat Celcius naik menjadi 39 derajat Celcius.

Di Sumatera, tambahnya, yang biasanya berkisar pada 33-34 derajat naik menjadi 37 derajat, dan di Jakarta yang biasanya 32-34 naik menjadi 36 derajat Celcius.
Pemanasan global itu akibat meningkatnya kegiatan manusia yang terkait dengan penggunaan bahan bakar fosil, kegiatan melepas emisi (efek rumah kaca) dan menyebabkan tertahannya radiasi matahari dalam atmosfer bumi ditambah lagi dengan penebangan hutan. Demikian Deputi Menteri Lingkungan Hidup bidang Konservasi SDA dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan, Masnerliyati Hilman Menjelaskan.

Solusi Pemanasan Global (Global Warming)
Para Klimatologist sedang mempelajari cara untuk mencegah pemanasan global (global warming). Artikel pemanasan global ini menjelaskan dua cara untuk membatasinya adalah sebagai berikut :
membatasi emisi gas CO2 dan penyerapan karbon-karbon baik mencegah karbon dioksida memasuki atmosfer atau penyerapan CO2 sudah ada.

Pembatasan Emisi Gas CO2.
Dua cara yang efektif untuk membatasi emisi gas CO2 adalah menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber energi yang tidak menghasilkan CO2, dan menggunakan bahan bakar fosil lebih efisien. Pengertian dari bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang diambil dari dalam bumi merupakan hasil pengendapan dan pembentukan dalam waktu berjuta-juta tahun.

Sumber energi alternatif yang tidak menghasilkan CO2 seperti tenaga angin, sinar matahari, energi nuklir, dan gas bumi. Perangkat yang dikenal sebagai turbin angin dapat mengubah energi angin menjadi energi listrik. Sel surya dapat mengkonversi sinar matahari menjadi energi listrik, dan berbagai alat dapat mengkonversi energi matahari menjadi panas yang bermanfaat. Pembangkit listrik tenaga panas bumi mengubah energi gas bumi bawah tanah menjadi energi listrik.

Bila dihitung secara ekonomis pemanfaatan sumber energi alternatif lebih mahal untuk digunakan dibanding dengan bahan bakar fosil. Namun, penelitian terus dilakukan untuk mencari cara yang lebih efisien mengurangi biaya penggunaan energi alternatif tersebut:

Hemat Bahan Bakar_Emisi gas CO2 bisa dikurangi jika mobil dan truk menggunakan bahan bakar lebih efisien. Beberapa ilmuwan dan insinyur yang terus meneliti menciptakan mesin yang bekerja dengan bahan bakar yang lebih efisiensi. Penemu lain yang mengembangkan perangkat untuk menggantikan sistem pembakaran mesin atau menggunakan mesin yang lebih kecil untuk mencegah pemanasan global. Sebuah Mobil dikenal dengan nama "Hibrid" telah memasuki pasaran. Sebuah mobil "Hibrid" memiliki semua komponen dari sebuah mobil baterai yang digerakkan listrik biasanya menggunakan mesin bensin berukuran kecil. Sel Surya merupakan perangkat yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik, dan dapat digunakan dalam mobil masa depan.  Demikianlah cara mencegah pemanasan global (global warming) yang dapat dilakukan untuk mengurangi konsentrasi emisi gas CO2 di udara.

Greenpeace Indonesia juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk melindungi hutan di Papua. Perlindungan hutan diperlukan untuk menghambat pelepasan polusi hasil industri yang menyebabkan pemanasan global. Juru kampanye hutan Greenpeace, Bustar Maitar, mengatakan hutan Indonesia berperan penting menghambat pelepasan gas-gas yang menyebabkan polusi. Apalagi Indonesia negara ketiga terbesar yang menyumbang pencemaran udara melalui sisa buangan gas industri. Sebagian besar gas itu dihasilkan dari pembukaan lahan dan pembakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan.

Greenpeace Indonesia mendukung masyarakat dan Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dalam melindungi hutan dan memanfaatkan hutan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.





Di Rangkum Dari Berbagai Sumber "Pemanasan Global Warming"

Thursday, October 17, 2013

Ulaonadat di Balak Batak

budidaya ikan gurame ikan gurami

cara mengetahui kondisi mesin

mengedit teks pada Video/membuat teks pada video serta Cara merubah background pada video dengan mengunakan MAGIX Movie Edit Pro 15

Cara Mengedit Teks Pada Video


Sebelum melangkah ke proses tahap edit teks pada video, sebaiknya anda harus terlebih dahulu menginstal MAGIX Movie Edit Pro 15 pada komputer anda.
Setelah itu kita baru mulai belajar Mengedit  Teks Pada Video atau membuat teks pada video dengan MAGIX Movie Edit Pro 15

  • Pertama-tama anda harus terlebih dahulu memasukkan video yang anda inginkan untuk di edit, lalu klik Title Lerge sub title masulan. Copy title yang sudah anda tuliskan dengan klik ctrl +V.
  • ganti warna tulisan yang di inginkan.
  • klik Fendes lalu cari Glidng masukan di dalam Title yang sudah ada.


Cara merubah background pada video

Cara merubah Background video dengan mengunakan MAGIX Movie Edit Pro 15 Plus.
Dengan menggunakan MAGIX Movie Edit Pro 15 pertama-tama anda kembali memasukan video yang satu warna biru/hijau yang penting jangan  banyak warna, karena kalau terlalu banyak warna sepertinya ngak bisa, kemudian klik Effects Chroma Kay, setelah itu anda tinggal memilih warna yang sesuai  dengan warna video yang anda inginkan.

Demikianlah  secara singkat jika  mengedit teks pada Video/membuat teks pada video Serta Cara merubah background pada video dengan mengunakan MAGIX Movie Edit Pro 15.


Ukuran Shot Video Shoting

Ukuran shot, kalau kita teliti lebih jauh adakalanya perbedaannya, definisi dan ukuran antara satu dan yang lainnya juga berbeda, misalnya ada tipe shot yang di mulai dari ECU, CU, MS, MLS, WS, LS, ELS tetapi ada juga yang cuma mengacu dari ECU sampai LS. Namun perbedaan itu seringkali terjadi tergantung  juga pada media yang kita gunakan, ada orang yang mengacu pada shot film ada juga yang mengacu pada video(TV), tetapi semua pada dasarnya hampir sama.

Memahami Jenis-Jenis Ukuran gambar (frame size)
  • Extreem Close-up (ECU)
Pengambilan gambar sangat dekat sekali, hanya menampilkan bagian tertentu pada tubuh objek. Fungsinya untuk kedetailan suatu objek
  • Big Close-up (BCU)
Pengambilan gambar hanya sebatas kepala hingga dagu objek saja. Fungsinya untuk menonjolkan ekpresi wajah yang dikeluarkan oleh objek yang diambil.
  • Close-up (CU)
Ukuran gambar sebatas hanya dari ujung kepala hingga ke leher saja. Fungsinya  untuk memberi gambaran yang  jelas terhadap objek yang diambil.
  • Medium Close-up (MCU)
Gambar yang diambil sebatas dari ujung kepala hingga ke dada. Fungsinya untuk lebih mepertegas profil seseorang sehingga penonton jelas dalam mengenali ataupun melihat obyek yang diambil.

  • Mid Shoot (MS)
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga ke pinggang.  Fungsinya memperlihatkan sosok objek dengan sangat  jelas.
  • Knee Shoot (KS)
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga lutut. Fungsinya hampir sama dengan Mid Shot.
  • Full Shoot (FS)
Pengambilan gambar penuh objek dari kepala hingga ke kaki. Fungsinya memperlihatkan objek beserta lingkungannya.
  • Long Shoot (LS)
Pengambilan gambar lebih luas dari pada Full Shoot. Fungsinya menunjukkan objek dengan latar belakangnya.
  • Extreem Long Shoot (ELS)
Pengambilan gambar melebihi Long Shoot, menampilkan lingkungan si objek secara utuh. Fungsinya menunjukkan bahwa objek tersebut adalah  bagian dari lingkungannya.
  • One Shoot
Pengambilan gambar satu objek.  Fungsinya memperlihatkan seseorang/benda dalam frame.
  •  Two Shoot
pengambilan gambar dua objek.  Fungsinya memperlihatkan adegan dua orang yang sedang berkomunikasi.
  • Three shoot
pengambilan gambar tiga objek.  Fungsinya memperlihatkan adegan tiga orang sedang mengobrol.
  • Group Shoot
Pengambilan gambar sekumpulan objek.  Fungsinya memperlihatkan adegan sekelompok orang dalam melakukan suatu aktifitas.

Friday, October 11, 2013

Bird Nest 2013

Bird Nest (Juli 2013)


Mengenal Format File Audio

Mengenal Format File Audio

Mendengarkan Musik/Audio di komputer adalah merupakan aktivitas yang sudah biasa dilakukan. Walaupun tampaknya sederhana, namun file-file audio di komputer terdiri dari berbagai macam variasi. Masing-masing file audio mempunyai ciri khas yang berbeda, dan seperti halnya software, format file audio pun mengenal free dan open format, serta propietary format. Seperti yang kita tahu, suara yang manusia (atau suara yang dihasilkan alat musik) merupakan fenomena fisik yang dihasilkan oleh suatu getaran. Getaran ini menghasilkan tekanan yang berbeda-beda di udara sekitarnya. 

Pola osilasi yang terjadi di udara tersebut diistilahkan dengan gelombang. Bentuk gelombangnya adalah gelombang analog atau kontinu yang membawa informasi. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh gelombang analog adalah amplitudo dan frekuensi. Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari gelombang analog, sedangkan frekuensi adalah jumlha gelombang analog dalam satu detik. 

Gelombang suara ini memiliki lebha dan bukit, satu buah lembah dan bukit akan menghasilkan satu siklus. Siklus ini berlangsung berulang-ulang dan perulangan siklus tiap detiknya disebut frekensi. Satu unit frekuensi dinamakan sebagai Hartz atau Hz. Telinga manusia dapat mendengar bunyi antara 20 Hz hingga 20 kHz (20000). Artinya, bila sebuah benda dapat bergetar dan menghasilkan siklus tiap detiknya sebesar 20 kali, maka telinga dapat menangkap suara dari getaran benda tersebut. Banyaknya cycle dalam 1 detik inilah yang menentukan “pitch” atau nada dari suatu suara. Contohnya, nada A adalah 440 cycle per detik. Sedangkan keras/pelannya suatu suara diwakili oleh amplitudo.

Dari Analog Menuju Digital
Gelombang suara analog ini tidak dapat langsung direpresentasikan atau direkam pada komputer. Komputer perlu untuk mengukur amplitudo pada satuan waktu tertentu untuk menghasilkan sejumlah angka. Komputer melakukan penyimpanan angka tersebut ke dalam sebuah file sebagai sebagai data yang nantinya digunakan saat file tersebut diakses (di-decode menjadi suara). Tiap satuan pengukuran ini dinamakan “sample”.

Sebagai contoh, suatu CD Audio memiliki sampling rate sebesar 44,1 kHz atau 44100 Hz. Artinya dalam satu detik, sample yang diambil sebanyak 44.100. CD Audio ini merupakan format digital pertama yang dikembangkan oleh Sony pada tahun 1979. Pada tahun-tahun berikutnya, muncul berbagai format dengan media fisik penyimpanan yang berbeda-beda.

Dari format tersebut, bagaimana ukuran file ditentukan? Pada setiap sample diperlukan 2 byte (atau 16-bit data). Pada kualitas musik yang stereo untuk membedakan jalur kanan dan jalur kiri, maka diperlukan tambahan 2 x 2 byte = 4 byte, sehingga untuk dalam 1 detik yang terdiri dari 44.100 sample, besar file hasil penyimpanan adalah 4x44.100 atau 176.400 byte (172 KB). Jika durasi music adalah 4 menit, maka ukuran file sebesar 172 KB*4*60 detik = 41.280 KB (40 MB lebih). Karena begitu besarnya ukuran dari sebuah file audio, maka mulailah dikembangkan teknik kompresi agar ukurannya dapat menjadi lebih kecil. Salah satu teknik komresi adalah dengan mengurangi jumlah sample tiap detiknya. Kompresi ini akan berakibat menurunnya kualitas suara. Sekali kualitas suara diturunkan, maka tidak mungkin untuk dikembalikan ke kualitas suara aslinya, dikarenakan adanya beberapa informasi (sampling rate) yang dihilangkan. Jenis kompresi semacam ini diiistilahkan sebagai lossy compression. Cara kompresi lain yang dikenal adalah lossless compression.

Jenis-Jenis Format File Audio
Secara umum, ada 3 kelompok utama format file audio, yaitu :
Format file audio tanpa kompresi, seperti file WAV, AIFF, AU dan raw header-less PCM.
Format file audio dengan kompresi lossy, seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, TRIAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA)
Format audio dengan kompresi lossless, seperti FLAC, Monkey’s Audio (filename extension APE), WavPack (filename extension WV), Shorten, Tom’s lossless audio compressor (TAK), TTA, ATRAC Advanced Lossless, Apple Lossless, MPEG-4 SLS, MPEG-4 ALS, MPEG-4 DST, Windows Media Audio Lossless (WMA Lossless).
Dari format-format tersebut, terbagi menjadi 3 bagian, yaitu format yang free dan open (seperti wav, ogg, mpc, flac, aiff, raw, au, dan midi), free (gsm, dct, vox, aac, mp4, dan mmf), serta propeietary (mp3, wma, atrac, ra, ram, dss, msv, dvf, m4p, 3gp, amr, dan awb).

Mengenali Macam-Macam Format File Audio
1.Format CD 
Ekstensi : cda
File dengan ekstensi .cda merupakan representasi dari track CD-audio. File dengan format .cda dapat langsung dijalankan melalui CD-ROM, sementara filenya sendiri tidak mempunyai informasi kode modulasi apapun sehingga jika dikopi ke dalam harddisk, file tersebut menjadi tidak dapat di-play. Pada November 1984, dua tahun setelah CD diproduksi secara missalnya Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Agar dapat mengambil/mengkopi file audio dari CD-Audio, dibutuhkan software khusus atau ripping untuk mengubah dari format .cda menjadi format lain yang dapat disimpan di computer.

2.Format Advanced Audio Coding (AAC)
Ekstensi : .m4a, .m4b, .m4p, .m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac
AAC merupaka format audio menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang).
Cara kerja AAC :
Bagian-bagian sinyal yang tidak relevan dibuang
Menghilangkan bagian-bagian sinyal yang redundan
Dilakukan proses MDCT (Modified Discret Cosine Transform) berdasarkan tingkat kompleksitas sinyal
Adanya penambahan Internal Error Connection.

Kemudian sinyal disimpan atau dipancarkan
Saat ini, AAC merupakan standar format untuk telepon selular seperti Apple’s iPhone, Sony Ericsson, N-series, dan model S40 dari Nokia, serta telepon sel berbasis Android. Juga perangkat portable seperti iPod, iTunes, Sony Playstation Portable, generasi terbaru dari Walkman Sony, semua jenis telepon Nintendo’s Wii, Nintendo DSi, mendukung format AAC. Kepopuleran format ini dikarenakan audio codec-nya yang menyempurnakan MP3, seperti pada jangkauan sample rate yang lebih banyak (8 Hz-96 kHz), memiliki 48 channerl, dan suara yang lebih bagus untuk bit yang lebih rendah (di bawah 16 Hz). Portable player untuk format file AAC adalah Archos, Creative Zen Portable, Microsoft Zune, SanDisk Sansa, Sony Playstation Portable (PSP), Sony Walkman, Nintendo DSi, dan Cowon. 

3.Format Waveform Audio (WAV)
Ekstensi : .wav atau .wv
WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Tidak seperti AAV, file WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet.

4.Format Audio Interchange File Format (AIFF)
Ekstensi : .aiff, .aif, .aifc
File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse-modulation (PCM), namun juga ada varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.

5.Format MPEG Audio Layer 3 (MP3)
Ekstensi : .mp3
Pada awalnya, format MP3 ini dikembangkan oleh seorang Jerman bernama Karlheinz Brandenburg, memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia – sehingga adapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.

Pada tahun 1991, file MP3 distandarisasi dan tahun 1994 hingga akhir tahun 2000, popularitas dari MP3 semakin meningkat dengan semakin mudahnya akses Internet. Munculnya software untuk menjalankan file MP3 seperti Winamp di tahun 1997 yang dikembangkan oleh Nullsoft, dan player console untuk Linux, mp123, juga membuat file MP3 semakin digemari.

Beberapa batasan dari file MP3 ini adalah :
Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi). Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise. as 15,5 atau 15,8 kHz. Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame. Delay bagi encoder/deco.

Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding.
Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). Tetapi, beberapa encoder seperti LAME, dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 player untuk mengatasi hal ini.

6.Format MIDI
Ekstensi : .mid
Merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat music elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi. Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.
Interface MIDI terdiri dari 2 komponen yaitu :

  1. Perangkat keras, merupakan hardware yang terhubung dengan peralatan (keyboar/computer).
  2. Data format yang mengandung pengkodean informasi (spesifikasi instrument, awal/akhir nada, frekuensi dan volume suara).
7.Format Monkey’s Audio
Ekstensi : .ape, .api
Merupakan format file audio dengan kompresi lossless sehingga tidak mengurangi kualitas suara. Umumnya, sebuah file audio dengan format Monkey’s Audio mempunyai ukuran lebih besar 3-5 kali dibandingkan dengan format MP3 (pada bitrate 192 Kb/s). Secara resmi, Monkey Audio hanya mendukung platform Windows, seperti yang ditulis di website resminya. Pada masa-masa mendatang, Monkey Audio akan mendukung untuk platform Linux dan Mac OS. Player yang dapat digunakan untuk menjalankan file format ini adalah Monkey’s Audio.

Sumber : 
PC Mild Edisi 26/2009 

Tuesday, October 8, 2013

Cara Mengatasi Komputer Tiba Tiba Mati Sendiri

Cara Mengatasi Komputer Tiba Tiba Mati Sendiri


Cara Mengatasi Komputer Tiba Tiba Mati Sendiri / Komputer mati alias rusak bisa muncul dalam 2 cara dan jika komputer mati dan sebelumnya ada peringatan, itu berarti anda masih bisa mengetahui kira-kira sumber masalahnya apa. Tetapi kalau sedang digunakan dan tiba-tiba komputer mati sendiri begitu saja tanpa ada peringatan? Apa penyebab dan jalan keluarnya? Inilah solusinya:

Penyebab dan solusinya bisa salah satu dari kemungkinan di bawah ini;
1. Komputer terlalu Panas atau overheat.
2. Masalah kesalahan/kerusakan hardware.
3. Virus komputer.
4. Masalah pada sistem operasi misalnya Windows.
5. Kegagalan lain dari hardware.
6. Komputer terlalu Panas atau overheat.

Sebuah komputer dapat mematikan dirinya sendiri tanpa peringatan jika telah melebih panas maksimal yang disyaratkan (terutama Processor). Banyak komputer saat ini dirancang untuk mematikan atau me-reboot secara otomatis jika komputer, prosesor, atau perangkat lain di komputer Anda terlalu panas. Jika Anda telah mendengar ada suara-suara yang tidak normal dari komputer Anda seperti mendenging tinggi, ini bisa menunjukkan kegagalan dalam komputer Anda.

Pertama-tama Anda dapat memulainya dengan memeriksa kipas pada power supply dengan memeriksa bagian belakang komputer mati dan melihat apakah kipas angin bergerak dengan lancar. Anda bisa juga membuka komputer dan pastikan kipas bekerja (kipas prosesor dan kipas casing) dan / atau jika VGA menggunakan kipas, lalu silakan masuk ke BIOS dan pastikan BIOS tidak melaporkan kesalahan apapun. Perhatikan juga letak dari aluminium pendingin sebab jika posisinya tidak tepat, maka walaupun ada kipas, proses pendinginan akan tetap ada masalah.Pengguna dapat juga dapat menentukan seberapa panas komputer dengan onboard sensor termal. Jika komputer Anda dilengkapi dengan sensor ini, pastikan CPU anda tidak aktif overheat.

Masalah kesalahan / kerusakan hardware
Setiap kegagalan komponen perangkat keras komputer Anda dapat menyebabkan komputer Anda untuk secara tak terduga mati tanpa peringatan. Jika Anda baru menambahkan perangkat keras baru, pastikan itu tidak menyebabkan masalah-masalah bagi komputer Anda.

Sebelum mencoba untuk membuka perangkat keras, pastikan Anda tidak mengalami masalah karena konflik hardware dengan cara melihat Device Manager untuk mengecek kesalahan.Baca Tips Belajar Komputer Untuk Pemula / Panduan Menguasai Komputer

Jika masalah muncul ketika Anda baru saja memasang hardware baru ke dalam komputer, maka bisa dipastikan perangkat baru inilah penyebabnya. Jalankan komputer setelah membuka perangkat tadi dan amati apakah masalah anda selesai atau tidak.Baca juga ya Cara Menguji Kualitas Keyboard PC dan Laptop


 
Virus komputer
Mungkin komputer Anda terinfeksi virus yang dirancang untuk mematikan komputer Anda. Jika komputer mati sendiri ketika menjalankan program tertentu pada waktu tertentu, misalnya komputer hanya langsung mati jika anda menjalankan Program Word maka itulah tandanya bahwa program tersebut terserang atau terinfeksi virus. Jika Anda yakin komputer Anda mungkin terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak yakin apakah komputer Anda terinfeksi virus, pastikan Anda melakukan scan dengan anti virus terbaru.

Masalah dengan sistem operasi.
Jika setelah mengikuti setiap rekomendasi di atas komputer Anda masih terus mati sendiri, kemungkinan anda mengalami masalah sistem operasi Microsoft Windows yang sulit dijelaskan. Untuk membantu memastikan bahwa hal ini terjadi, silakan coba langkah-langkah di bawah ini.

Setelah Anda telah membuka komputer di CMOS setup, biarkan komputer beberapa saat.
Jika komputer tidak mati dalam beberapa waktu artinya dia bisa bertahan jalan pada BIOS maka kemungkinan penyebabnya adalah Microsoft Windows

Kegagalan lain dari hardware

Jika setelah menginstal ulang sistem operasi Anda atau selama instalasi sistem operasi Anda, kasus yang sama masih terjadi, sangat mungkin bahwa ada kegagalan hardware lainnya di komputer. Sering kali terjadi misalnya RAM, CPU, motherboard  atau Power Supply.

Jika Anda memiliki persediaan ekstra bagian-bagian ini atau memiliki teman atau rekan kerja dengan konfigurasi yang sama, cobalah bertukar bagian-bagian ini untuk menentukan masalah Anda. Jika tidak, Anda perlu jasa teknisi yang lebih senior.

Cara Merawat Flasdisk Agar Lebih Awet


CARA MERAWAT FLASHDISK AGAR LEBIH AWET


1. Jauhkan dari medan magnet tinggi seperti speaker komputer agar penyimpanan data tidak terganggu.
2. Simpanlah flahs disk kita di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor dan berkarat.
3. Selalu backup data dari flashdisk ke dalam komputer yang dilindungi anti virus agar keamanan data terjamin.
4. Setelah kita gunakan di komputer lain scan dengan antivirus agar aman dari virus yang terbawa.
5. Hindari memukul-mukulkan dan menjatuhkan flashdisk agar komponen di dalamnya tidak rusak.
6. Jaga flashdisk dari suhu panas dan dingin yang berlebihan agar komponen tidak rusak.
7. Periksalah saku Anda sebelum pakaian Anda cuci, jangan sampai flashdisk terendam ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air.
8. Eject atau stop untuk mematikan flashdisk terlebih dulu sebelum kita cabut.
9. Dianjurkan tidak mengedit file yang ada di flash disk secara langsung, sebaiknya kopi dan editlah dalam hard disk, baru anda simpan kembali kedalam flashdisk setelah selesai.
10. Jagalah hologram, bungkus flashdisk dan simpan nota pembelian dengan baik untuk keperluan garansi.
11. Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis.
12. Jika ada waktu defrag flash disk anda agar kinerja flashdisk lebih optimal.
13. Agar tidak mudah jatuh dan hilang, belilah tali flashdisk dengan warna mencolok.
14. Selalu Ejectlah flashdisk Anda sebelum mencabutnya dari komputer atau laptop Anda
15. Jagalah agar tutup flashdisk Anda tidak hilang, berilah tali atau belilah flashdisk yang tutupnya terjamin keamanannya. Sebab hilangnya tutup flashdisk dapat menyebabkan debu mengotori konektor yang ada didalamnya.

Betapa pentingnya alat mungil ini, gemas rasanya jika data-datanya harus hilang hanya karena kita salah cara merawat dan menjaganya. Apalagi saat Anda membutuhkannya untuk install netbook dengan flashdisk. So, inilah tips komputer agar flashdisk kita lebih awet dan tahan lama sehingga datanya sehat dan aman.

Sekilas Mengenai Karakter Flashdisk
USB flashdisk dapat aktif ketika ada arus listrik dari port USB. Beberapa flashdisk memerlukan daya listrik yang lebih besar sehingga terkadang harus ditancapkan di motherboard, tidak menggunakan kabel sambungan atau port yang ada di depan supaya bisa terdeteksi. Flashdisk tidak bisa terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang karena arus biasanya menjadi lemah,

Flashdisk memiliki masa pakai biasanya hingga 10 tahun atau untuk 100.000 baca atau tulis. Flashdisk biasanya dapat membaca lebih cepat dibandingkan proses menulis, misalnya membaca 16MB/s dan menulis dengan kecepatan separuhnya saja.

System file yang digunakan di flashdisk biasanya FAT atau FAT32 karena bisa diakses di device apa saja yang support port USB atau flashdisk juga dapat diformat di system NTFS. Flashdisk tidak memerlukan defragmentasi file karena tidak berpengaruh kepada kecepatan akses, dan flashdisk menggunakan memory random access.


Cara Menyimpan Data / File Agar Aman Dari Virus

Saat ini perkembangan virus semakin lama semakin menjadi-jadi. Namun kita pun harus bisa cerdas dalam menyikapinya. Salah satunya ialah dengan menggunakan antivirus. Namun, kelemahan antivirus ini adalah terkadang data yang diserang virus tak bisa terselamatkan. Oleh karena itu, berikut ini ada sedikit tips bagaimana menyimpan data supaya aman dari virus. Dan tips ini saya rasa sangat cocok untuk penyimpanan pada flashdisk.

step 1 adalah dengan mengompres data yang ingin kita simpan ke flashdisk dengan menggunakan winzip atau winrar. Karena virus tidak bisa menginfeksi file yang terdapat dalam file *.zip atau *.rar.


step 2 adalah dengan menyimpan data, terutama data dari hasil ketikan anda dengan forman *.txt. Anda bisa melakukanny dengan menggunakan notepad. Virus pun tidak bisa menginfeksi file dengan format *.txt.

Nah, cara yang terakhir adalah dengan menyimpan data dengan format *.html. Caranya adalah dengan menyimpan dokumen dengan format .html

Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Terbaca Komputer


Cara memperbaiki Flashdisk yang tidak terdeteksi atau tidak terbaca oleh komputer, Pada masalah ini biasanya terdapat banyak kemungkinan-kemungkinan masalah sehingga Flashdisk tidak terbaca salah satu adalah USB DRIVER yang belum terinstal pada komputer anda bisa juga disable atau mungkin kesalahan pada system komputer yang berdampak pada file yang terdapat pada flashdisk anda tidak bisa di copy sama sekali dan bisa saja Flashdisk anda tidak di format untuk itu saya akan memberikan solusinya tersebut dengan beberapa cara sebagai berikut:


Instal driver USB
Biasanya jika kita melakukan isntal ulang pada komputer/laptop kita, maka secara otomatis driver juga akan terformat dan untuk mengembalikkannya kita harus menginstal driver usbnya kembali.

Disable Driver USB
Pada masalah kali ini driver USB sudah terinstal tetapi belum diaktifkan sehingga tidak berfungsi dan untuk menjadi berfungsi atau enable MyComputer > properties > pilih tab hardware > device manager >klik + jika ada yang bertanda silang klik kanan lalu pilih enable.

Cara yang satu ini anda harus menggunakan software yang bernama HP USB Disk Storage Format Tool software ini tersedia secara free-ware jadi anda bisa mendapatkannya tanpa harus mengeluarkan uang anda, kelemahan dari software yang satu ini, data yang terdapat pada flashdisk anda akan ikut terhapus. 


Tips Cara Memperbaiki Flashdisk Rusak & Mengembalikan Data Yang Hilang

Data Recovery Wizard adalah sebuah program yang berfungsi untuk memperbaiki flashdisk rusak maupun untuk melakukan pemulihan data dari harddisk/drive serta media penyimpanan lainnya. Mungkin kedengarannya rumit pada awalnya, tapi setelah membaca panduan ini dan menggunakan Data Recovery Wizard, Anda akan menemukan bahwa program ini sangat mudah digunakan meskipun aplikasi ini terdengar cukup kompleks.

EaseUS Data Recovery Wizard dapat memulikan data tingkat lanjut serta berguna untuk memperbaiki flashdisk rusak maupun dalam mengembalikan file yang terhapus baik secara sengaja ataupun tidak disengaja, mengembalikan file-file yang dikosongkan dari recycle bin, harddisk atau media penyimpanan lainnya yang terformat atau mengembalikan data yang hilang akibat kesalahan suatu program di komputer, serangan virus, shutdown komputer secara paksa, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah pesan error yang sering muncul pada Windows jika USB drive, memori card, flashdisk, hardisk, atau berbagai media penyimpanan lain milik Anda yang mengalami kerusakan:
  1. + Invalid media type reading drive. Abort, Retry, Fail?
  2. + File system is displayed as "RAW".
  3. + Windows may show "disk not formatted. Do you want to format now?"
  4. + File names contain "weird" characters.
  5. + "Sector not found" messages.
Penyebab dari pesan error/kerusakan yang di atas adalah disebabkan oleh adanya partisi atau block ruang memori penyimpanan yang corrupt atau karena terkena virus.
Hal tersebut menyebabkan Anda tidak dapat mengakses dan membuka file seperti dokumen, foto, email, dan lain-lain. Jika Anda memeriksa properti dari drive itu sendiri, hal tersebut menunjukkan bahwa pada sistem terdapat masalah.

Anda akan dipandu langkah demi langkah melalui sesi pemulihan dengan mudah tanpa harus melakukan pengaturan rumit yang macam-macam. Ini dimungkinkan karena analisis dan pencarian data yang hilang dilakukan secara otomatis di dalam internal program, sehingga Anda tidak memerlukan pengetahuan lebih ala teknisi komputer untuk bisa menggunakan software ini.
Anda dapat memulihkan folder dan file yang hilang karena sebab-sebab berikut:
  1. + Disengaja (file yang dibuang ke recycle bin) atau penghapusan yang tidak disengaja.
  2. + Serangan virus.
  3. + Memformat harddisk atau media penyimpanan lainnya.
  4. + Kesalahan penggunaan FDISK atau software partisi disk drive lain.
  5. + Semua masalah kehilangan data secara non-fisik.
  6. + Dapat memulihkan file dan folder dari diskdrive di mana komponen-komponen berikut telah rusak (atau bahkan jika benar-benar hilang)
  7. + Partition table (main atau extended)
  8. + Boot record (kadang-kadang disebut BIOS Parameter Block atau BPB)
  9. + File Allocation Table (FAT1 dan FAT2 pada file sistem menggunakan FAT12
  10. + FAT16 dan FAT32)
  11. + Root folder
  12. + Master File Table
Spesifikasi kebutuhan minimum:
  • + Sistem operasi: Windows 8, Windows Server 2012, Windows 7 SP1, Windows Server 2008 R2 SP1, Windows 7, Windows Server 2008, Windows Vista, Windows Server 2003, Windows XP, Windows 2000
  • + Perangkat media penyimpanan yang didukung: IDE HDD, SATA HDD, SCSI HDD, FireWire HDD, USB HDD, External HDD, Hardware RAID, Floppy drive, USB flash drive, Compact flash card, Secure Digital card, Memory card/Memory stick, Micro card, Zip drive, iPod, Other storage media.
  • + File sistem yang didukung: NTFS, FAT32, FAT16, FAT12, EXT3, EXT2
  • + Kebutuhan minimum perangkat keras: RAM minimum 128 MB, disk space 32 MB.
Langkah instalasi dan pemakaian Easus Data Recovery Wizard:
  1. + Download aplikasi Easus Data Recovery Wizard di sini, kemudian instal, setelah selesai proses instalasi pada PC atau laptop lalu jalankan aplikasi tersebut. Kemudian pilih Complete Recovery yang bisa didownload di sini untuk memperbaiki RAW USB drive recovery.
  2. + Selanjutnya pilih jenis file yang ingin diperbaiki, pilih Search all lost files automatically untuk mencari file-file Anda yang hilang dengan berbagai macam file. Pilih Ignore bad sectors untuk mengabaikan bad sectors saat proses scan sedang berlangsung.
  3. + Berikutnya pilih volume dari RAW USB drive kemudian klik NEXT untuk memulai pencarian, kemudian aplikasi ini akan menampilkan daftar dari volumes pada media penyimpanan. Setelah itu aplikasi ini akan menampilkan empat volume untuk proses perbaikan drive dan file. Setelah itu, lalu klik tombol Next, akan tampil Building Directory untuk proses pencarian file yang hilang, Anda akan melihat file serta folder yang sudah di-scan.
  4. + Langkah terakhir pilih dan lihat preview dari file yang ditampilkan pada RAW USB tersebut, kemudian pilih tombol Next, lalu pilih direktorinya dan pilih tombol Next untuk menyimpan semua file tersebut.
Setelah Anda berhasil memulihkan file atau memperbaiki flashdisk rusak dari USB drive RAW, kemudian menyimpannya ke media penyimpanan lainnya, Anda bisa melakukan format sekarang dan kemudian memindahkan file tersebut ke USB drive atau media penyimpanan lainnya yang sudah di-recovery.


Saat masukin flashdisk, komputer langsung mati?

Sebenarnya tidak semua virus dapat terdeteksi oleh anti virus, jadi mungkin saja Flashdisk anda sedang terinfeksi oleh virus, sebaiknya jika tidak ada data yang terlalu penting, Flashdisk diformat ulang.

Sebaiknya sebelum mencolokan flash disk ke PC atau laptop, terlebih dahulu tekan tombol shift pada keyboard, kegunaannya untuk mencegah flash disk agar tidak menjalankan autoplaynya.

terus kalau mau membuka data dari flash disk, sebaiknya anda membuka/open dari:
klik kanan start ---> explore all user.


Ada beberapa kemungkinan penyebabnya,
  • Flashdisk anda rusak? jika di test di komputer lain ternyata masih dapat bekerja dengan baik, kemungkinan ini dapat diabaikan.
  • Konektor (colokan) UFD di komputer anda rusak, anda periksa dulu apakah ada yang bengkok atau terhubung pin-pin nya (di USB komputer).
  • Masalah di Windows. Coba kamu lakukan langkah ini: 

(Keadaan Flashdisk Tak terpasang, cabut semua perangkat USB dari colokannya) 

klik kanan my computer pilih properties 

klik tab [HARDWARE] lalu klik button [Device manager] 

Scroll kebawah cari USB klik tanda [+] Universal Serial Bus Controller 

Klik kanan pada perangkat dibawahnya, lalu klik Uninstall 

lakukan hal yang sama pada perangkat USB dibawahnya hingga ter-uninstall semua. 

Setelah semuanya di jalankan, kemudian Restart Komputer anda. 

Setelah ke windows, kalau ada Add New Device klik [no] ---> kemudian klik Next saja sampai ada button Finish

kalau tak ada dialog apapun, anda bisa memasang peralatan USB yang tadi anda lepaskan. Coba hubungkan kembali UFD anda.

Semoga cara ini bisa membantu keamanan dalam hal mencegah komputer atau laptop anda terinfeksi virus.